Ada pepatah mengatakan, “Dari mana datangnya lintah. Dari sawah turun ke kali. Dari mana datangnya cinta. Dari mata turun ke hati.” Pepatah ini mengisyaratkan bahwa mata memiliki andil yang besar dalam keharmonisan keluarga. Maka, manfaatkanlah dengan bijaksana.
Semuanya bermula dari diri kita. Tatkala kita menginginkan rumah tangga bahagia, maka mulailah dari diri sendiri. Buka hati, dan penuhilah dengan cinta dan kasih sayang. Ini semua akan menjadi magnet bagi pasanganmu, sehingga ia pun memberikan ekspresi serupa. Bila dikau merindukan hari-hari yang menyenangkan, mulailah dari matamu, mulailah dengan menatap kekasihmu dengan tatapan yang menyenangkan. Itulah tatapan kemesraan.
Tataplah kekasihmu dengan mesra. Agar terbangun komunikasi bathin yang kuat, terjalin jembatan cinta yang kian utuh, dan kebahagiaan diantara kalian berdua. Jangan pelit dengan hal ini.
Memulai aktivitas jimak di ranjang pun sebaiknya diawali dengan pandangan mesra. Aktivitas ini bisa menambah gairah, dan meleburkan rasa malu. Saat dua pasang mata bertatapan, membuat dua hati bergetar hebat. Getarannya adalah getaran cinta – yang tak pernah ada duanya, dan nuasa romantika yang begitu indah.
Pandangan mesra pasangan suami istri ini, di samping berbuah cinta yang kuat, penggugur dosa-dosa mata, juga menjadi sebab datangnya rahmat Allah swt. Dari Abu Said al-Khudry ra, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seorang lelaki jika memandang istrinya dan istrinya pun memandang kepadanya, maka Allah akan memandang kedua insan itu dengan pandangan rahmat.” (HR.Maisarah dan Imam ar-Rafi’i)
( Sumber: Buku "Harmonis di dunia, bersama di surga", karya : BABA ALI, Pakar Ketahanan Keluarga)







0 komentar:
Post a Comment