Friday, November 25, 2016

Khasiat Ciuman

Ciuman yang menghanyutkan itu melibatkan hati. Pelibatan hati dalam berciuman bertujuan untuk meningkatkan kenikmatan. Hati akan menyentuh hati, begitulah sunnatullah-nya. Di samping itu, pelibatan hati membuat sang kekasih bisa merasakan kesungguh-sungguhan Anda dalam mencintainya. Lakukanlah dengan sabar, tidak gegabah. Bergantianlah melakukannya. Namun yang terbaik, suami istri sama-sama aktif. Kedua-duanya sebagai subjek sekaligus objek yang menyenangkan.

Sebelum menggaulinya, berilah sang istri ransangan yang hebat ini. Itulah ciuman yang menghanyutkan itu – yang bisa menghanyutkannya ke dalam pusaran gelombang kenikmatan. Rasulullah saw bersabda,

“Janganlah salah seorang diantara kalian menggauli istrinya bak seekor binatang. Hendaklah terlebih dahulu ia memberikan ransangan dengan ciuman..” [HR.Tirmidzi]

"Dari Siti Aisyah bahwasannya Rasulullah saw suka mencium isteri-isterinya" (HR. Thabrani)

Diriwayatkan dari Aisyah ra bahwasanya Rasulullah saw menciuminya ketika berpuasa..” (HR.Abu Dawud)

Dalam hal kesehatan, berciuman bisa membuat para pasutri lebih sehat. Mengutip dari Reader Digest USA—berikut dimuat berbagai manfaat berciuman bagi kesehatan suami istri:

    Saat berciuman, lebih dari 30 otot wajah yang bergerak sehingga akan meningkatkan aliran darah ke kulit wajah dan membuat kulit wajah lebih halus.

    Dikutip dari ‘Dental Health Magazine’, asam yang terkandung dalam air liur dapat menjadi pelindung yang baik bagi gigi Anda dan hebatnya lagi adalah produksi air liur atau saliva akan meningkat saat Anda berciuman. Dengan demikian, berciuman dapat membuat gigi pasutri lebih sehat.

    Kabar baik bagi pasutri yang ingin menurunkan berat badan. Dengan berciuman selama 5 menit—bisa membakar 12 kalori.

    Dalam sebuah hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Medical Hyphotheses, diungkapkan bahwa ciuman bisa meningkatkan kekebalan tubuh seorang wanita dari virus Cytomegalo. Dimana virus ini dapat menyebabkan calon bayi dari wanita tersebut mengalami berbagai dampak negatif, salah satunya adalah kebutaan.

    Saat Pasutri berciuman dalam jangka waktu yang cukup lama, detak jantung mereka akan meningkat hingga 110 per menit sehingga berciuman adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung.

    Dalam keadaan normal, seseorang hanya akan menghirup dan membuang nafas selama 20 kali dalam semenit tetapi setelah berciuman, nafas seseorang akan lebih cepat yaitu menghirup dan membuang nafas sebanyak 60 kali dalam semenit. Hal ini akan sangat membantu mereka yang sedang mengalami masalah dengan paru-parunya.

    Berciuman akan membantu seseorang untuk menghilangkan stress. Karena melakukan ciuman dengan durasi lebih dari 3 menit akan membantu seseorang untuk menghasilkan zat kimia yang akan menghilangkan hormon stress.

    Berciuman juga dapat mencegah terjadinya insomnia, tekanan darah tinggi dan lemah otot karena aktivitas ini akan mencegah produksi hormon glukokortikoid, yang merupakan salah satu hormon stress.

Dr. Coolam melakukan penelitian kepada ribuan orang membuktikan bahwa ciuman di pagi hari melahirkan keistimewaan dan susunan kimiawi tertentu, seperti memberikan perasaan senang dan lapang.

Penelitian  Bernie Siegel membuktikan tentang khasiat ciuman seorang istri pada suaminya maupun seorang ibu pada anak-anaknya.  Sampel diambil dari kalangan peserta (suami) yang naik mobil pribadi ke kantor. Peserta dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah para suami yang berangkat ke kantor dengan terlebih dahulu dicium oleh sang istri dan kelompok kedua adalah mereka yang pergi ke kantor tanpa dicium oleh sang istri.   Setelah beberapa waktu ditemukan bukti yang menakjubkan bahwa suami yang pergi ke kantor dengan ciuman sang istri memiliki kemungkinan kecil mengalami kecelakaan di perjalanan daripada mereka yang berangkat kerja tanpa merasakan kecupan mesra dari sang istri.

(Sumber: Baba Ali Pakar Ketahanan Keluarga, Penulis buku "Harmonis di dunia, bersama di surga")

0 komentar:

Post a Comment